Kamis, 13 Oktober 2016

Sosiologi Komunikasi

          
 Hello.. Udah lama ya gue ga posting dan ga lirik-lirik lagi ini blog hihi maafkan ya.
Kali ini gue gaakan bahas soal kecantikan atau kesehatan, melainkan akan ngebahas soal Sosiologi Komunikasi, mata kuliah yang sekarang lagi gue ambil nih.

           Untuk kamu yang lagi cari referensi untuk tugas atau sekedar baca-baca buat tambah wawasan, boleh banget nih disimak dulu.

Let's Go.........

SOSIOLOGI KOMUNIKASI

          
         Soerjono Soekanto menerangkan sosiologi komunikasi merupakan kekhususan sosiologi dalam mempelajari interaksi sosial yaitu suatu hubungan atau komunikasi yang menimbulkan proses saling pengaruh-mempengaruhi antara para individu, individu dengan kelompok, maupun antarkelompok.
            Lebih lanjut, sosiologi komunikasi secara komprehensif mempelajari tentang interaksi sosial dengan segala aspek yang berhubungan dengan interaksi tersebut seperti bagaimana interaksi (komunikasi) itu dilakukan dengan menggunakan media, bagaimana efek media sebagai akibat dari interaksi tersebut, sampai dengan bagaimana perubahan-perubahan sosial di masyarakat yang didorong oleh efek media berkembang serta konsekuensi sosial macam apa yang ditanggung masyarakat sebagai akibat dari perubahan yang didorong  oleh media massa itu.
            Mata kuliah Sosiologi Komunikasi ini merupakan mata kuliah yang sudah bersifat terapan bagi mahasiswa yang mengambil jurusan Sosiologi  Masalah Sosial di Universitas. Dengan mempelajari mata kuliah ini diharapkan mahasiswa memiliki pengetahuan tentang komunikasi yang dilihat dari sudut sosiologi.

Pengertian Sosiologi
          Asal kata Sosiologi adalah berasal dari kata sofie, yaitu bercocok tanam atau bertanam, kemudian berkembang menjadi Socius (bhs. Latin) yang berarti teman, kawan. Bearkembang lagi menjadi kata sosial yang berartiberteman, bersama, berserikat. Kata sosial secara khusus adalah hal-hal mengenai berbagai kejadian dalam masyarakat yaitu persekutuan manusia, dan selanjutnya dengan pengertian itu bermaksud untuk mengerti kejadian-kejadian dalam masyarakat yaitu persekutuan manusia, dan selanjutnya dengan pengertian itu untuk dapat berusaha mendatangkan perbaikan dalam kehidupan bersama.
Dengan kata lain menurut Hassan Shadily, Sosiologi adalah ilmu masyarakat atau ilmu kemasyarakatan yang mempelajari manusia sebagai anggota golongan atau masyarakatnya masyarakatnya ), dengan ikatan-ikatan adat, kebiasaan, kepercayaan atau agamanya, tingkah laku serta keseniannya atau yang disebut kebudayaan yang meliputi segala segi kehidupannya.

Pengertian Komunikasi
            Terdapat banyak definisi komunikasi yang dikemukakan oleh para ahli komunikasi. Ada yang hampir mirip, namun ada juga yang berbeda! Perbedaan-perbedaan yang muncul itu lebih banyak karena fokus perhatian atau titik tolak pembahasannya. Misalnya, ada yang menekankan pada persoalan koordinasi makna, ada yang lebih menekankan information sharing-nya, ada yang menekankan pentingnya adaptasi pikiran antara komunikator dan komunikan, ada yang lebih menfokuskan pada prosesnya, ada yang menganggap lebih penting menunjukkan komponen-komponennya, dan tentu saja masih ada yang lainnya lagi.
            Dalam perspektif sosiologi, komunikasi itu mengandung pengertian sebagai suatu proses men-transmit/memindahkan kenyataan-kenyataan, keyakinan-keyakinan, sikap-sikap, reaksi-reaksi emosional, misalnya marah, sedih, gembira atau mungkin kekaguman atau yang menyangkut kesadaran manusia. Pemindahan tersebut berlangsung antara manusia satu kepada yang lainnya. Jadi, jelas bagi sosiologi komunikasi itu tidak sekadar berisi informasi yang dipindah-pindahkan dari seseorang kepada yang lainnya, melainkan juga meliputi ungkapan-ungkapan perasaan yang pada umumnya dialami oleh umat manusia yang hidup di dalam masyarakat.
            Lingkungan komunikasi, setidak-tidaknya mempunyai 3 dimensi, yaitu dimensi fisik, dimensi sosial psikologis, dan dimensi temporal. Ketiga dimensi tersebut sering kali bekerja bersama-sama dan saling berinteraksi, dan mempunyai pengaruh terhadap berlangsungnya komunikasi.
            Proses adalah suatu rangkaian aktivitas secara terus-menerus dalam kurun waktu tertentu. Yang dimaksud dengan kurun waktu tertentu itu memang relatif. Dia bisa pendek, tetapi bisa juga panjang/lama, hal tersebut sangat tergantung dari konteksnya. Proses komunikasi secara primer adalah komunikasi yang dilakukan secara tatap muka, langsung antara seseorang kepada yang lain untuk menyampaikan pikiran maupun perasaannya dengan menggunakan simbol-simbol tertentu, misalnya bahasa, kial, isyarat, warna, bunyi, bahkan bisa juga bau.        
            Di antara simbol-simbol yang dipergunakan sebagai media dalam berkomunikasi dengan sesamanya, ternyata bahasa merupakan simbol yang paling memadai karena bahasa adalah simbol representatif dari pikiran maupun perasaan manusia. Bahasa juga merupakan simbol yang produktif, kreatif dan terbuka terhadap gagasan-gagasan baru, bahkan mampu mengungkapkan peristiwa-peristiwa masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang.
            Proses komunikasi secara sekunder adalah komunikasi yang dilakukan dengan menggunakan alat/sarana sebagai media kedua setelah bahasa. Komunikasi jenis ini dimaksudkan untuk melipatgandakan jumlah penerima informasi sekaligus dapat mengatasi hambatan-hambatan geografis dan waktu.
            Namun, harap diketahui pula bahwa komunikasi jenis ini hanya efektif untuk menyebarluaskan pesan-pesan yang bersifat informatif, bukan yang persuasif. Pesan-pesan persuasif hanya efektif dilakukan oleh komunikasi primer/tatap muka. Umpan balik komunikasi secara sekunder bersifat tertunda (delayed feedback), jadi komunikator tidak akan segera mengetahui bagaimana reaksi atau respons para komunikan. Oleh karena itu, apabila dibutuhkan pengubahan strategi dalam informasi berikutnya tidak akan secepat komunikasi primer atau tatap muka.

A.     Lahirnya Sosiologi Komunikasi
            Asal mula kajian komunikasi di dalam sosiologi bermula dari akar tradisi pemikiran Karl Marx. Karl Marx merupakan salah satu pendiri sosiologi yang beraliran Jerman. Sementara itu, gagasan awal Kal Marx tidak pernah lepas dari pemikiran-pemikiran Hegel. Hegel memiliki pengaruh yang kuat terhadap Karl Marx, bahkan Karl Marx muda menjadi seorang idealisme justru berasal dari pemikiran-pemikiran radikal Hegel tentang idealisme. Kemudian Karl Marx tua menjadi seorang materialisme.
            Menurut Ritzer, dalam buku Burhan Bungin yang berjudul Sosiologi Komunikasi, pemikiran Hegel yang paling utama dalam melahirkan pemikiran-pemikiran tradisional konflik dan kritis adalah ajarannya tentang dialektika dan idealisme. Dialektika merupakan suatu cara berpikir dan citra tentang dunia. Sebagai cara berpikir, dialektika menekankan arti penting dari proses, hubungan, dinamika, konflik dan kontradiksi, yaitu cara berpikir yang lebih dinamis. Di sisi lain, dialektika adalah pandangan tentang dunia bukan tersusun dari struktur yang statis, tetapi terdiri dari proses, hubungan, dinamika konflik, dan kontradiksi. Pemahaman dialektika tentang dunia selanjut dikemukakan oleh Jurgen Habermas dengan tindakan komunikatif (interaksi).
            Dengan demikian, sejarah sosiologi komunikas menempuh dua jalur. Bahwa kajian dan sumbangan pemikiran Auguste Comte, Durkheim, Talcott Parson, dan Robert K. Merton, merupakan sumbangan paradigma fungsional bagi lahirnya teori-teori komunikasi yang beraliran struktural-fungsional. Sedangkan sumbangan-sumbangan pemikiran Karl Marx dan Habermas menyumbangkan paradigma konflik bagi lahirnya teori-teori kritis dalam kajian komunikasi.

B.     Ruang Lingkup Sosiologi Komunikasi
            Pada dasarnya manusia tidak mampu hidup sendiri di dalam dunia ini baik sendiri dalam konteks fisik maupun dalam konteks sosial budaya. Terutama dalam konteks sosial budaya, manusia membutuhkan manusia lain untuk saling berkolaborasi dalam pemenuhan kebutuhan fungsi-fungsi sosial satu dengan lainnya. Karena pada dasarnya suatu fungsi yang dimiliki oleh manusia satu akan sangat berguna dan bermanfaat bagi manusia lainnya. Sehingga fungsi-fungsi sosial yang diciptakan oleh manusia ditujukan untuk saling berkolaborasi dengan sesama fungsi sosial manusia lainnya, dengan kata lain, manusia menjadi sangat bermartabat apabila bermanfaat bagi manusia lainnya.
            Fungsi-fungsi sosial manusia lahir dari adanya kebutuhan akan fungsi tersebut oleh orang lain, dengan demikian produktivitas fungsional dikendalikan oleh berbagai macam kebutuhan manusia. Setiap manusia memiliki kebutuhan masing-masing secara individual maupun kelompok, untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut, maka perlu adanya perilaku selaras yang bisa diadaptasi oleh masing-masing manusia. Penyelarasan kebutuhan dan penyesuaian kebutuhan individu, kelompok, dan kebutuhan sosial satu dan lainnya, menjadi konsentrasi utama pemikiran manusia dalam masyarakatnya yang beradab.
            Sosiologi berpendapat bahwa tindakan awal dalam penyelarasan fungsi-fungsi sosial dan berbagai kebutuhan manusia diawali oleh dan dengan melakukan interaksi sosial atau tindakan komunikasi satu dengan yang lainnya. Aktivitas interaksi sosial dan tindakan komunikasi itu dilakukan baik secara verbal, nonverbal, mapun simbolis. Kebutuhan adanya sinergi fungsional dan akselerasi positif dalam melakukan pemenuhan kebutuhan manusia satu dengan lainnya ini kemudian melahirkan kebutuhan tentang adanya norma-norma dan nilai-nilai sosial yang mampu mengatur tindakan manusia dalam memenuhi berbagai kebutuhannya, sehingga tercipta keseimbangan sosial (sosial equilibirium) antara hak dan kewajiban dalam pemenuhan kebutuhan manusia, terutama juga kondisi keseimbangan itu akan menciptakan tatanan sosial (social order) dalam proses kehidupan masyarakat saat ini dan di waktu yang akan datang.
            Fokus interaksi sosial dalam masyarakat adalah komunikasi itu sendiri. Sebagaimana dijelaskan oleh sosiologi bahwa komunikasi menjadi unsur terpenting dalam seluruh kehidupan manusia. Dominasi perspektif ini dalam sosiologi yang begitu luas dan mendalam, maka lahirlah kebutuhan untuk mengkaji kekhususan dalam studi-studi sosiologi yang dinamakan Sosiologi Komunikasi, yaitu perspektif kajian sosiologi tentang aspek-aspek khusus komunikasi dalam lingkungan individu, kelompok, masyarakat, budaya, dan dunia.

Objek Sosiologi Komunikasi
            Setiap bidang dalam masing-masing ilmu sosial memiliki objek yang sama untuk dikaji, yaitu manusia. Objek materiil dari studi sosiologi komunikasi ialah proses sosial dan komunikasi. Sedangkan Objek formal dalam studi sosiologi komunikasi menekankan pada aspek aktivitas manusia sebagai makhluk sosial yang melakukan aktivitas sosiologis yaitu proses sosial dan komunikasi, aspek ini merupakan aspek dominan dalam kehidupan manusia bersama orang lain. Aspek-aspek yang dibahas adalah sebagai berikut:
-         Telematika dan realitasnya;
-         Efek media dan norma sosial baru;
-         Masalah sosial dan media massa;
-         Perubahan sosial dan komunikasi;
-         Cybercommunity;
-         Aspek hukum dan bisnis media. 

Komunikasi
            Garbner mendefinisikan komunikasi sebagai proses interaksi sosial melalui pesan-pesan. Sedangkan Onong Uchyana menjelaskan hakikat komunikasi ialah proses penyampaian pikiran atau perasaan oleh seseorang (komunikator) kepada orang lain (komunikan). Pikiran bisa merupakan gagasan, informasi, opini, dan lain-lain yang muncul dari benaknya. Perasaan bisa berupa keyakinan, kepastian, keraguan, kekhawatiran, kemarahan, keberanian, kegairahan, dan sebagainya yang timbul dari lubuk hati.
            Jadi, lingkup komunikasi menyangkut persoalan-persoalan yang ada kaitannya dengan substansi interaksi sosial orang-orang dalam masyarakat; termasuk konten interaksi (komunikasi) yang dilakukan secara langsung maupun dengan menggunakan media komunikasi. Unsur-unsur komunikasi adalah sebagai berikut:
-         Komunikator (orang yang menyampaikan pesan)
-         Komunikan (orang yang menerima pesan)
-         Pesan
-         Media
-         Efek
Misalnya saja, model komunikasi yang dikemukakan oleh Harold D. Laswell  seperti di bawah ini:
-         Who
-         Says What
-         In Which Channel
-         To Whom
-         With What Effect
 
            Unsur sumber atau komunikator (who) mengundang pertanyaan mengenai siapa yang mengendalikan pesan. Unsur pesan (says what) merupakan bahan untuk menganalisis pesan apa yang disampaikan. Lalu, unsur saluran komunikasi (in which channel) menarik untuk membahas media apa yang digunakan. Unsur penerima atau komunikan (to whom) dianalisis untuk mengetahui siapa khalayak atau audiennya. Unsur pengaruh (with what effect) berkaitan dengan efek pesan apa yang dihasilkan.

            Onong Uchjana Effendy mengidentifikasikan bahwa terdapat lima jenis komunikasi, yakni:
1)      Komunikasi individu dengan individu (antarpribadi)
Adalah komunikasi antarperorangan dan bersifat pribadi baik yang terjadi secara langsung (tanpa medium) ataupun tidak langsung (melalui medium). Contohnya, kegiatan percakapan tatap muka.
2)      Komunikasi individu dengan kelompok
Komunikasi kelompok memfokuskan pembahasannya kepada interaksi di antara orang-orang dalam kelompok-kelompok kecil. Komunikasi kelompok juga melibatkan komunikasi antarpribadi di dalamnya. Pembahasannya meliputi dinamika kelompok, bagaimana penyampaian informasinya, pola dan bentuk interaksi, serta pembuatan keputusan.
3)      Komunikasi organisasi
Komunikasi organisasi menunjuk pada pola dan bentuk komunikasi yang terjadi dalam konteks dan jaringan organisasi. Komunikasi organisasi juga melibatkan komunikasi antarpribadi dan komunikasi kelompok. Pembahasannya meliputi struktur dan fungsi organisasi serta kebudayaan organisasi.
4)      Komunikasi sosial
Adalah salah satu bentuk komunikasi yang lebih intensif, di mana komunikasi terjadi secara langsung antara komunikator dan komunikan, sehingga situasi komunikasi berlangsung dua arah dan lebih diarahkan kepada pencapaian suatu integrasi sosial.
5)      Komunikasi massa
Adalah sebuah proses penyampaian pesan atau informasi yang bersifat umum dan berlangsung pada tingkat masyarakat luas. Pada tingkat ini, komunikasi dilakukan dengan menggunakan media massa.
Onong Uchjana Effendy, dalam bukunya yang berjudul Ilmu, Teori, dan Filsafat Komunikasi membagi empat tujuan komunikasi, seperti berikut ini:
-         Perubahan sikap (attitude change)
-         Perubahan pendapat (opinion change)
-         Perubahan perilaku (behavior change)
-         Perubahan sosial (social change
Selain tujuan-tujuan komunikasi, Onong Uchjana Effendy juga memberikan empat fungsi komunikasi, yaitu:
-         Menyampaikan informasi (to inform)
-         Mendidik (to educate)
-         Menghibur (to entertain)
-         Mempengaruhi (to influence
Onong Uchjana Effendy, dalam bukunya yang berjudul Ilmu, Teori, dan Filsafat Komunikasi membagi metode-metode komunikasi, seperti di bawah ini:
·        Jurnalistik (journalism)
·        Jurnalistik cetak (printed journalism)
·        Jurnalistik elektronik (electronic journalism)
·        Jurnalistik radio (radio journalism)
·        Jurnalistik televisi (television journalism)
·        Hubungan masyarakat (public relations)
·        Periklanan (advertising)
·        Pameran (exhibition)
·        Publisitas (publicity)
·        Propaganda
·        Perang urat syaraf (physchological warfare)
·        Penerangan 
Di samping metode-metode komunikasi, Onong Uchjana Effendy juga memberikan empat sifat berlangsungnya proses komunikasi, yaitu:
·        Tatap muka (face-to-face)
·        Bermedia (mediated)
·        Verbal (verbal)
·        Lisan (oral)
·        Tulisan (written)
·        Nonverbal
·        Kial/isyarat (gestural)
·        Bergambar 

Komunikasi Sosial dan Fungsinya
            Komunikasi sosial ialah suatu proses interaksi di mana seseorang atau lembaga menyampaikan amanat kepada pihak lain supaya pihak lain dapat menangkap maksud yang dikehendaki penyampai. Unsur-unsur dalam komunikasi sosial, yaitu komunikator (pihak yang memulai komunikasi), amanat (hal-hal yang disampaikan dapat berupa perintah, kabar, buah pikiran, dan sebagainya), media (daya upaya yang dipakai untuk menyampaikan amanat kepada penerima), komunikan (orang atau satuan orang-orang yang menjadi sasaran komunikasi), dan tanggapan (respons) adalah tujuan yang diharapkan oleh komunikator). Jenis-jenis komunikasi sosial adalah komunikasi langsung, komunikasi tidak langsung, komunikasi satu arah, komunikasi timbal-balik, komunikasi bebas, komunikasi fungsional, komunikasi individual, komunikasi massal, sedangkan fungsi komunikasi sosial adalah memberi informasi, memberi bimbingan, dan memberi hiburan
            Komunikasi organik dapat juga disebut sebagai komunikasi fungsional. Harap jangan dilupakan bahwa kata-kata fungsional itu sumbernya bahwa elemen-elemen dalam masyarakat itu saling memberi kontribusi secara fungsional.
Efektivitas dan kesulitan komunikasi, antara lain mencakup masalah yang berhubungan dengan kriteria dan kesulitan komunikasi, sedangkan kesulitan komunikasi itu sendiri bisa karena kesulitan pada amanat, bahasa isyarat, bahasa lambang, dan dapat pula kesulitan itu terletak pada komunikan. Tentu saja bukan sekadar itu, kesulitan bisa juga terjadi pada media komunikasinya, kesulitan pada unsur sosial budayanya.



Ruang Lingkup Sosiologi Komunikasi
                Adapun ruang lingkup kajian sosiologi komunikasi adalah gejala, pengaruh dan masalah sosial yang disebabkan oleh komunikasi. Ruang lingkup kajian sosiologi, yaitu pengaruh atau akibat-akibat sosial yang terjadi atau ditimbulkan oleh komunikasi. Dalam hal ini yang menjadi perhatian utama adalah bagaimana masalah sosial itu terjadi. Aspek komunikasi apa atau yang bagaimana yang menyebabkan timbulnya masalah tersebut. Dan dalam bahasan mata kuliah sosiologi komunikasi ini akan difokuskan pada sosiologi komunikasi massa. Pada dasarnya antara penelitian dibidang komunikasi dengan sosiologi komunikasi tidak mempunyai hubungan yang langsung. Akan tetapi penelitian dibidang komunikasi mempunyai kecenderungan untuk melakukan penelitian tentang:

  1. Struktur, pusat perhatian, perilaku masyarakat yang menjadi sasaran komunikator, maksudnya bagaimana sesuatu peran itu disampaikan, ataupun apakah yang akan menjadi pusat perhatian penelitian tersebut.

  1. Efektifitas komunikasi massa, maksudnya sejauh mana pengaruh yang dapat ditimbulkan oleh komunikasi massa.

  1. Efek-efek sosial dari komunikasi massa, maksudnya bagaimanakah pengaruh sosialdari komunikasi massa. Dan inilah sebenarnya yang menjadi salah satu bidang kajian sosiologi komunikasi massa.
Dengan memperhatikan lingkup kajian sosiologi komunikasi tersebut, maka kita dapat mengetahui bahwa komunikasi dengan media massa mempunyai sifat-sifat atau ciri-ciri tertentu, disamping itu berbagai aspek komunikasi lainnya dapat pula menimbulkan akibat-akibat atau pengaruh sosial lainnya, misalnya, sistem komunikasi dapat menimbulkan pengaruh sosiologis, unsur-unsur komunikasi dapat menimbulkan pengaruh sosiologis dsb. Gejala-gejala sosiologis yang terbentuk Dalam berbagai kemungkinan sbb:

  1. Suatu sistem komunikasi massa dapat menimbulkan pengaruh terhadap masyarakatnya, maksudnya, suatu sistem akan menentukan bagaimana suatu kegiatan itu akan dilaksanakan, sehingga hal ini juga mengandung suatu pengertian bahwa sistem komunikasi massa akan mempengaruhi masyarakatnya, misalnya sistem komunikasi massa komunis mempunyai pengaruh tertentu kepada masyarakatnya.
  2. Sistem komunikasi massa dapat menyampingkan media komunikasi tradisional yang berlaku dalam kehidupan masyarakat.
  3. Sistem komunikasi massa merupakan sarana yang kuat dan luwes untuk menpengaruhi masyarakat sehingga suatu sistem komunikasi massa dapat menimbulkan pengaruh sosiologis yang kuat.
  4. Sistem komunikasi massa dapat menimbulkan sikap dan pandangan yang seragam terhadap gejala sosial tertentu, maksudnya, sistem tersebut dapat mempengaruhi penilaian masyarakat mengenai suatu masalah sosial tertentu yang ditimbulkan oleh media komunikasi massa.


    Sumber:
    1. MODUL SOSIOLOGI KOMUNIKASI (pksm.mercubuana.ac.id)
    2. Sejarah Sosiologi Komunikasi (yuniswiss99.blogspot.com)
    3. Hakekat dan Ruang Lingkup Sosiologi Komunikasi (petrusandung.wordpress.com)
    4. Pengertian Sosiologi Komunikasi (id.scribd.com)
    5. Sosiologi Komunikasi (Hedisasrawan.blogspot.co.id)
    6. Sosiologi Komunikasi (dedykoerniawan.blogspot.co.id) 


    TUGAS SOSIOLOGI KOMUNIKASI
    Oleh: Natasya Kania - C1021411RB4003
    Ilmu Komunikasi - FIKA
    Universitas Sangga Buana YPKP Bandung





Minggu, 31 Mei 2015

Rokok elektrik, bahaya gak sih??


Hallo guys..
Pada postingan sebelumnya gue sudah membahas tentang kecantikan, nah kali ini gue akan membahas tentang kesehatan.


Okay, mari kita mulai..


Awalnya penemuan rokok elektrik menjadi angin segar bagi orang orang yang selama ini di rugikan dengan asap perokok aktif yang merokok sembarangan. Rokok yang ini juga membuat para perokok aktif sedikit punya usaha untuk mengurangi efek buruk rokok yang akan timbul. Mengingat asap yang di hasilkan oleh rokok elektrik lebih sedikit. Namun sebuah pembuktian memupuskan harapan ini. Bahkan penemuan ini mengatakan bahwa rokok elektrik justru lebih berbahaya.



Beberapa ilmuwan dari Fraunhofer Institut di Braunschweigh, Jerman telah memupuskan harapan itu. Dari hasil penelitian mereka, uap dari rokok elektrik juga bisa menjadi polusi. Ketika dinyalakan, zat yang ada didalam rokok elektrik/nikotin cair tersebut juga bisa menguap.





Cara kerja rokok elektrik


Perlu kita ketahui bahwa Cara kerja rokok elektrik sebenarnya sama dengan konvensional. Ada perbedaan sedikit pada cara menguapkan gas nikotin, pada rokok elektrik nikotin cair diuapkan dengan menggunakan panas yg dihasilkan dari baterai.


Rokok elektrik ini ditemukan oleh seorang farmasis tiongkok dan diperkenalkan pertama kali pada tahun 2005. Awalnya rokok ini segera populer di kalangan perokok remaja maupun orang orang yang berusaha mengurangi kebiasaan merokok.


E-cigarrete banyak sekali membuat kontroversi. Namun menurut WHO (The World Health Organizatin) menyatakan sangat tidak setuju dengan beredarnya rokok ini. Apalagi rokok ini akan dijadikan sebagai sarana dalam kegiatan untuk berhenti merokok. Ditambah lagi terdapat beberapa kandungan zat berbahaya yang ada pada rokok elektrik itu sendiri.
Contoh kandungan yang berbahaya antara lain :
•Logam Berat, Meskipun katanya rokok elektrik lebih aman namun penelitian diamerika menemukan uap yang dihisap mengandung racun

•Mengandung kromonium dan nikel yang banyak

•Bahkan ada sebagian uapnya yang mengandung timah dan seng

•Terdapat kandungan Dietilen glikol dan Nitrosamiin

•Asap dari rokok elektrik ini juga akan menimbulkan aerosolsehingga akan beresiko buruk sekali pada pary -paru.



Efek Samping Rokok Elektrik


•Dengan memakai ini perokok akan terus kecanduan. Malah mungkin kecanduan akan rokok elektrik ini akan lebih parah karena mudahnya merokok.

•Rokok elektrik memiliki kandungan karsinogenik yang bisa memicu datangnya kanker. Bahkan ada salah satu merek rokok elektrik yang karsinogeniknya ditingkat lebih dari 10.

•Terdapat beberapa merek rokok elektrik yang mengandung Formslin dan asetaldehida.

•Ketika asap dihisap setiap hari akan berakibat buruk pada kesehatan

•Beresiko merusak paru - paru atau jalannya sistem pernafasan


Sekian postingan gue kali ini. Kesimpulannya, rokok konvensional ataupun rokok elektrik sama-sama berbahaya bagi kesehatan kita. Alangkah jauh lebih baik lagi kalo kita bisa menghindari keduanya ya guys.
OKAY


Happy Healthy Guys!

Manfaat Buah-buahan Bagi Kecantikan Wajah


Hallo girls.. Kali ini gue mau sharing tentang berbagai manfaat dari buah- buahan untuk kecantikan wajah. Siapa sih yang ga pengen punya kulit cantik, bersih, dan sehat?


Yukkkk kita mulai, cusss..



Wajah merupakan salah satu faktor penunjang penampilan kita agar terlihat tampil maksimal. Jika wajah kita terlihat kusam dan kotor, maka sebaik apapun kita berpenampilan,tetap saja akan terlihat tidak menarik.

Bagi seorang wanita, wajah adalah aset utama.
Menjaga kecantikan wajah terkadang merupakan suatu hal yang tersulit  bagi kaum hawa. Oleh karena itu lebih baiknya kita mempunyai  inisiatif untuk merawat kecantikan wajah kita dengan  menggunakan sesuatu yang bersifat natural yang tentunya lebih baik ,lebih aman dan tentunya tidak terlalu mengguras kantong hihihi :D

Untuk itu lebih baiknya kita memperhatikan keindahan kulit wajah dengan menggunakan vitamin alami yang terdapat dalam buah-buahan yang sering kita temui.
Ternyata, beberapa buah yang sering dimanfaatkan untuk kesehatan juga mempunyai fungsinya masing-masing berdasarkan tipe kulit wajah kita. Tetapi pertama-tama kenali dulu tipe kulit wajah sebelum beranjak ke manfaat buah.



Beberapa jenis kulit wajah:

Ø  Berminyak
Sering menggeluarkan minyak pada daerah T (dahi,hidung,dagu) dan  bagian bawah tulang pipi. Biasanya sering muncul jerawat.  Buah yang baik dikonsumsi bagi jenis ini adalah mentimun, yang mempunyai fungsi untuk menghaluskan dan melemaskan kulit, meringankan pori-pori, serta mengeluarkan kotoran dari kulit dan mencegah timbul jerawat.

Ø  Kering
Biasanya kulit terlihat bersisik,menegang (seperti tertarik), kasar dan tidak mengkilap, kulit seperti ini akan menimbulkan keriput dan terlihat tua dari umurnya. Buah yang baik untuk dikonsumsi untuk jenis ini adalah wortel, Sebab ia mengandung vitamin A yang diperlukan untuk pemeliharaan jaringan epitel (jaringan yang ada dipermukaan kulit). Pada wortel juga terdapat karoter yang berfungsi untuk menjaga kelembapan kulit, memperlambat timbulnya kerutan pada wajah, dan membuat wajah tampak selalu berseri.

Ø  Normal
Berbeda dengan kedua jenis kulit sebelumnya. Tipe kulit ini bisa dibilang ideal, tidak terlalu berminyak dan  tidak juga kering. Teksturnya pun halus dan jika disentuh terasa lembut. Untuk kulit wajah jenis ini buah apukat dapat dijadikan masker  yang membantu merawat kulit jenis ini. Sebab, kadar lemaknya yang tinggi dapat melembabkan kulit dan melindungi kulit dari pengaruh sinar matahari.


Setelah membahas jenis-jenis kulit wajah, sebaiknya kita langsung saja beranjak  ke pembahasan selanjutnya, yaitu buah dan manfaatnya.



Check This Out!



ØJeruk Nipis

Manfaat :
·Membuat pori-pori mengecil dan menghilangkan kelebihan lemak pada jenis kulit yang berminyak.
·Untuk merapatkan pori-pori kulit.  Dengan cara ambil daging  jeruk nipis , lalu oleskan pada kulit wajah. Dan lakukan secara teratur.
·Untuk memutihkan dan menghaluskan kulit.

   
ØAlpukat

Manfaat:
·Sebagai pelembab. Caranya ambil bagian dalam alpukat, hancurkan sampai lembut lalu gosokan secara perlahan ke seputar wajah dan biarkan selama 5 menit . Setelah itu basuh dengan air dingin.
Waktu yang tepat untuk melakukanya adalah malam hari.


ØBengkuang:

Manfaat:
·Memutihkan, menghilangkan flek hitam dan pigmentasi dikulit.



ØTomat

Manfaat:
·Menghaluskan dan melicinkan kulit wajah.
·Bagi kulit yang berminyak dapat mengembalikan keseimbangan minyak pada kulit wajah.
·Melindungi kulit wajah  dari efek sinar ultraviolet.
Cara : Iris tomat lalu usapkan pada wajah atau bisa juga tomat diperas lalu oles perasa tsb setiap hari.



ØPepaya

Manfaat:
·Mengatasi komedo dan menghilangkan jerawat
·Membantu untuk melawan radikal bebas untuk mencegah penuaan dini dan mengatasi kulit keriput.



ØStrawberry

Manfaat:
·Mengencangkan kulit
·Dapat di gunakan masker  dengan cara : Hancurkan strawberry yang telah dipisahkan dengan tangkai dan daunnya. Kemudian usapkan hancuran tsb pada wajah sebanyak 2 sendok makan dan biarkan selama 15 menit, setelah itu bilas dengan air hangat.
Untuk mendapat efek toning yang lebih kuat, tambah sedikit putih telur kocok, 1 sendok makan air mawar dan beberapa tetes minyak esensial.



ØPisang

Manfaat:
·Sebagai pelembab wajah
Cara : Ambil pisang(sebaiknya pisang ambon) yang masak. Hancurkan dan tambahkan minyak zaitun. Gunakan dan ulangi secara teratur.




ØLemon

Manfaat:
·Obat jerawat. Degan cara perasan lemon dioleskan ke wajah.
·Dapat digunakan sebagai masker. Caranya : Campur 1 sendok teh jus lemon dengan putih telur yang sudah dikocok.Oles pada wajah dan diamkan selama 10 menit. Setelah itu angkat dan bersihkan dengan air mawar atau air hangat.




Sekian dulu ya girls pembahasan tentang kecantikan kali ini. Bukankah perawatan yang alami jauh lebih baik girls?




Dan....





OKAY




  ----- Selamat mencoba -----

Senin, 24 Februari 2014

The Act of Killing dan Omegle



The Act of Killing. Ya, pernah gak kalian ngedenger kalimat itu?

The Act of Killing adalah sebuah film dokumenter karya sutradara Joshua Oppenheimer. Film ini bercerita mengenai pembataian massal di indonesia pada tahun 1960-an oleh seorang pasukan kematian bernama Anwar Congo yang dikenal keji mencekik ratusan orang hanya dengan menggunakan kawat, di mana para korbannya diberi label komunis, juga para pemimpin buruh, etnis China dan intelektual. Mirisnya hal ini dilakukan dengan alasan khawatir bahwa indonesia akan jatuh ke tangan komunis. Sungguh ironis ya guys !

Tak ayal jika hal ini banyak memicu kemarahan di China. Kenapa, sebab dalam film ini komunitas warga China juga turut menjadi korban pembantaian itu. Tak hanya di Cina, di negri kita pun banyak masyarakat yang “meradang” karna film ini dianggap memberikan citra buruk untuk indonesia di mata internasional.

Mungkin gak banyak masyarakat kita tau tentang hal ini, salah satunya gue. Gue tau mengenai film ini berkat salah satu “stranger” dari situs http://www.omegle.com/ ,saat itu gue lagi iseng-iseng hihi. Omegle itu salah satu website chatting random yang memungkinkan kita mengobrol dengan orang asing dari seluruh penjuru dunia. Waktu itu gue mendapatkan seorang teman chatting, dia berasal dari negri tirai bambu, China.
Ini cuplikan percakapan kami berdua;



Stranger: m
You: f
Stranger: nice to see u
Stranger: ASL?
You: NTSYT
You: 18
You: hbu?
You: asian?
Stranger: where?
Stranger: yes i am chinese
Stranger: 18
You: i'm southeast asia
Stranger: i see.country?
You: archipelago country
You: can you guess it?
Stranger: indo?
You: idk hahaha lol
Stranger: - -
You: are you sure from china?
Stranger: yes chinese
Stranger: why]
You: your name?
You: ok sorry, yes i'm indonesian
Stranger: - -
Stranger: omg indo again
You: really? lol
Stranger: yeah...do u have kik
You: sorry
Stranger: ahha
You: i'm not sure you're chinese
Stranger: 我是中国人啊。。
You: latin please
Stranger: i am chinese !
You: oh i'm so sorry
Stranger: whats wrong with indoesia people?
You: idk but so many peoples lied about his origin
Stranger: i just know bali~~
You: have you ever visit bali?
You: bali is a great place to visit
Stranger: of course ~
Stranger: not...
You: why?
You: i like the culture
Stranger: i like europe~~
You: you're traveler?
Stranger: er nope.i want to live in europe
You: why?
Stranger: european looks pretty :P
You: are it cause the weather?
Stranger: yeah maybe~~
Stranger: do u like there
You: i'm not yet ever visit europe
Stranger: do u like there
You: i don't know cause i never visit there
Stranger: but i can feel it.there is heaven
You: because of what?
Stranger: people building enviroment edu system and so on
You: i think the peoples in asia can do the same or more
Stranger: actually not
Stranger: i dont like china btw
You: it's your country right? why you said that?
Stranger: - -ah~~
Stranger: u like china?
You: yes but sorry i more loved indonesia
Stranger: - - ok~~ i have to let u know sth in indo history
You: what you say?
Stranger: wait a second
Stranger: search it
Stranger: The Act of Killing
You: what it is?
Stranger: about indo history
Stranger: dark history
You: that's not indonesia at this time

Stranger has disconnected.

Belum sempat selesai berbicara dan menjelaskan ehhhh tetottttt dia menDC(disconect). Satu pengalaman berharga bisa menobrol dengannya, berkatnya gue bisa mengetahui sejarah indonesia dimasa lalu, ya walaupun itu “dark history”. Seburuk apapun itu, itu adalah bagian dari indonesia, indonesia yang sangat kaya. Tugas kita sekarang, membuatnya semakin bersinar dan lebih dikenal dunia. 

Kamis, 09 Januari 2014

Introducing. Penasaran?? Yuk intip dulu

  
 Hello blogger kenalin nih ini blog ke-2 gue atau blog pertama gue yg udah diniatin buat jadi wadah/sarana buat gue belajar jadi seorang blogger yg baik. Jujur aja nih gue pemula banget soal blog memblog atau apalah itu yang penting kan gue punya niat dan mau berusaha, from nothing to be something kan hihi.

 Oke guys, gue mulai nih ya perkenalannya. Orang bijak bilang "Tak kenal maka tak sayang" so mari kita berkenalan;


   Pertama, kenalin nama gue Natasya kania dewi s *s-nya apa sih?? Kepo ya tapi yaudah lah ya gue kasih tau s-nya itu "sutisna" hihi mirip nama belakang sule ya, *jangan-jangan kalian sodaraan -,-? *Ya engga lah kenal aja kaga sebatas tau kalo dia itu public figure. Gue seorang mojang bandung, lahir dibandung, besar dibandung dan sampai sekarang gue tinggal dibandung juga, so gue emang cinta bandung. *Kota yang macetosss, panasossss dan sos-sos yang lainnya ko lu masih cinta bandung sih sya? Ets tenang dulu walaupun sekarang bandung kota metropolitan sama halnya dengan kota-kota besar dikota lain kaya jakarta, surabaya, medan dll tapi menurut gue bandung tetep jadi kota yang indah dan menarik ko, buktinya orang-orang dari luar kota masih setuju kalau bandung jadi salah satu destinasi wisatanya, iya gak tuh? Kalo kalian sering main ke bandung atau emang kebetulan orang bandung coba deh suka merhatiin pemandangan di bandung ga? *Macet, asap kendaraan, semrawut dll* Ya mungkin itu salah satunya tapi ada yg jauh lebih indah ko. Kalo cuaca lagi cerah gunung-gunung yg ngelilingi bandung jadi view yg cantik loh. Di tengah kotapun masih bisa liat tuh gunung, waahhh apalagi kalo kita liat dari daerah atas contohnya punclut atau lembang wihhh demen abissssss. Kalo ke punclut nih ya *oh iya punclut itu puncak cimbuleuit* kira-kira cuma 30 menit dari pusat kota kita udah bisa liat pemandangan yg keren, gunung patuha atau gunung tangkuban perahu yg melenggenda itu bisa kita liat disini, paling keren sih kalo kita datengnya pagi sekitar jam 6-setengah 8 wih itu viewnya keren deh gunung-gunung yg menjulang, awan yg putih dan..... liat sendiri deh gaakan nyesel.


  Oh iya gue ini lahir di tanggal 22 november *just info dan pintu rumah gue terbuka banget dihari itu so buat kalian yg mau ngasih kado silahkan dateng kerumah atau titip lewat pak pos atau tiki dsb juga gapapa kok hihi. By the way, hampir tiap hari gue lewat jalan cihampelas, kalo kalian sering ke bandung pasti tau kan cihampelas dimana, ituloh jalanan yg banyak tukang ampelas *Haaaa bukan tapi jalan yg hampir tiap weekend atau liburan selalu macet. Macet? Yap macet :(


   Oke lanjut...

*Sekarang status lo apa sya?*
Single.
*Haa bukan itu maksud gue statusnya pelajar, mahasiswa, pegawai swasta, PNS, TNI/POLRI, wirausaha atau apa??*
Oh gitu, gue sekarang statusnya seorang pegawai swasta, yap pegawai swasta.
*Emang berapa umur lo ko kesannya tua banget?*
Yapp emang udah tua :( lebih tepatnya gue lagi belajar buat jadi orang dewasa, masa transisi gue dari remaja jadi dewasa :) umur gue 18 tahun 1 bulan 3 minggu kurang sehari hihi ribet yah. Gue lulusan SMA taun 2013 lebih tepatnya SMK sih, alhamdulillah SMK gue termasuk salah satu SMK favorite di kota bandung. Oh iya gue lulusan SMK dari rumpun Pariwisata dan sekarang gue udah kerja disalah satu perusahaan tour & travel agent di kota bandung. Alhamdulillah gue di accounting padahal background gue bukan dari accounting ya tapi ya gue syukurin aja sama apa yg udah gue dapet, apalagi waktu pertama gue keterima diperusahaan ini umur gue masih 17 tahun. Gue udah kerja disini sekitar 4 bulan, awalnya pusing banget kadang bingung harus gimana dan gimana tapi seiring berjalannya waktu gue terus belajar dong dan banyak nanya ya "Learning by doing" sih ya dan alhamdulillah sekarang pekerjaan gue terasa lebih ringan.

   Semenjak gue nginjek di kelas 3 SMA atau kelas 12 gue udah punya keinginan dan rencana buat kuliah, orangtua gue juga udah setuju sama apa yg gue rencanain tapi tuhan berkata lain. Saat menjelang ujian alias diakhir-akhir semester usaha orangtua gue "stuck". Alhasil gue gaada biaya buat lanjut kuliah yg biayanya berjuta-juta sampai berbelas-belas juta mungkin juga sampai berpuluh-puluh juta atau beratus-ratus juta buat bisa kuliah di kampus o.k.e . Keluarga gue bukan orang besar atau orang milyuner, keluarga gue keluarga kecil tapi gue gapernah nyalahin orangtua gue atau tuhan gue *naudzubillahi min dzalik* gue tetep bersyukur apapun yg udah tuhan dan orangtua gue kasih. Hidup bahagia itu ga selalu harus berbau materi ko, malah bagi gue materi itu cuma pelengkap, ya memang sih dijaman sekarang ini kalo kita ga cerdas hidup tanpa uang itu susah alhasil banyak orang yg jadi "gila", "lupa daratan" atau "mengcutting umur" alias bunuh diri gara-gara masalah uang atau materi, tapi engga dong buat gue dan buat kalian juga kan? ;)


   Oh iya yg masalah kuliah itu loh, nah walaupun sebagian besar dari temen-temen gue sekarang udah mulai kuliah sedangkan gue belum, gue tetep ga putus semangat atau putus harapan, "Nothing impossible" kan guys? Gue masih bisa buat nabung dan biayain kuliah gue dari hasil keringet gue sendiri, yap gue mau kuliah sambil kerja. Kedengerannya ngeri ya? Gue juga gitu pertamanya tapi setelah difikir-fikir lagi banyak kok orang yg kuliah sambil kerja akhirnya bisa lulus dan jadi orang sukses, cewek ataupun cowok kesempatannya sama kok. Kampus kece ataupun kampus standar sama aja kok, nah itu kan tergantung kita yg ngejalaninnya. Contohnya gini si A kuliah di universitas negri dan kampusnya memang bagus tapi si A ini jarang masuk kelas dan lain-lain yg gak baik-baik pada akhirnya si A ini di D.O dari kampusnya karna ketidakseriusannya ini. Memang sih kebanyakan orang itu lebih menghargai hasilnya daripada prosesnya. Lebih menghargai seorang sarjana yg belum tentu "becus" daripada seorang lulusan SMP yg bersungguh-sungguh. Kebanyakan orang lebih menghargai title sarjana itu kan daripada yg hanya berijazahkan SMP, mudah-mudahan kita dijauhin dari sifat-sifat kaya gitu ya :)


   Walaupun kuliah sambil kerja kedengerannya "ngeri" tapi kalo itu masih dibawah ambang batas kewajaran dan masih mampu gue lakuin kenapa engga? okey gue cewek dan nanti suatu waktu saat gue udah jadi seorang istri dan yg berkewajiban cari nafkah itu suami tapi gaada salahnya kan kalo kita menuntut ilmu setinggi mungkin? Barangkali kita bisa jadi "aset" bagi suami saat dia lagi "down", tolong-menolong dan kerjasama itu penting kan? Toh menuntut ilmu itu juga gaada batasnya kan? Ga kuliah juga bukan berarti ga menuntut ilmu, ilmu itu ada dimana-mana dan belajar itu bisa dimanapun dan kapanpun sampai kita kembali pada-Nya. Mungkin salahsatu cara menuntut ilmu itu lewat kuliah atau bangku pendidikan tapi itu ga mutlak ko.Gaada salahnya kan kalo cita-cita kita itu "tinggi"? Selama masih ada kesempatan kenapa engga? Selama masih bisa kenapa engga? dan satu yg gue yakinin "Sekecil apapun, ilmu itu gaakan pernah sia-sia".


  Aduh guys udah dulu deh ya perkenalan dan curcolnya hihi takutnya kalian bosen, next time kita lanjut yaaa, thank youuuuuu...
 

Sharing, Loving, Giving Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang